Gencatan Senjata Gaza-Israel
by Syarifah Najwa Aisha | | Informasi

Gencatan senjata pertama dilakukan sejak 21 November 2023 hingga 01 Desember 2023 setelah Israel melayangkan serangan kepada Gaza pada 07 Oktober 2023.
Selama serangan berlangsung, beberapa negara, seperti Norwegia, Irlandia, Spanyol telah resmi mengakui negara Palestina. Bahkan, Afrika melaporkan kasus genosida ke International Court of Justice (ICJ) dan didukung oleh setidaknya 14 negara termasuk Turki, Spanyol, dan Mesir.
Pada 06 Mei, Hamas menyatakan jika proposal gencatan senjata yang diserahkan oleh Qatar dan Mesir telah diterima. Berita baik ini tentu saja dirayakan oleh senyum dan tangisan dari warga Palestina.
Awal tahun 2025 ini, gencatan senjata kembali dimulai pada 19 Januari jam 08.30 pagi waktu setempat. Namun, Israel mengatakan jika ia akan benar-benar memulai gencatan senjata ketika Hamas memberikan 3 nama tawanan Israel. Sehingga waktu gencatan senjata sesungguhnya adalah pukul 09.15 pagi.
Serupa seperti proposal bulan Mei sebelumnya, gencatan senjata ini memiliki 3 tahapan. Tahap satu akan berlangsung selama 42 hari.
Israel akan mengembalikkan tawanan Israel, beberapa di antaranya adalah 33 tawanan yang diambil pada 07 Oktober 2023, tawanan yang menjalani hukuman seumur hidup, dan 1.000 tawanan yang ditangkap sejak Oktober.
Tidak hanya itu saja, Israel juga mengizinkan bantuan masuk ke Gaza, mengizinkan warga Gaza untuk berobat ke luar, dan membuka penyeberangan Rafah dengan Mesir seminggu setelah gencatan senjata dimulai.
Rincian untuk tahap selanjutnya, masih dalam proses negosiasi. Walaupun proses negosiasi berjalan, gencatan senjata akan tetap berlangsung.
Telusuri lebih lanjut: Pendaftaran PPDB Sekolah Islam Harapan Ibu
Jangan berhenti memberikan bantuan dan doa sebisa kalian untuk saudara kita di sana, ya !!!!
Walau kita sulit, masih banyak saudara kita yang lebih membutuhkan di sana.






