Tiga Siswa SMA Harapan Ibu Terpilih Sebagai Finalis Global Youth Innovation Summit 2025
by Syarifah Najwa Aisha | | Informasi, Kegiatan

Jakarta, 16 Juni 2025 – Tiga siswa terbaik dari SMA Harapan Ibu menorehkan prestasi membanggakan dengan terpilih sebagai finalis Global Youth Innovation Summit (GYIS) 2025, sebuah ajang internasional yang mempertemukan pemuda dari berbagai negara untuk mempresentasikan proyek inovatif berbasis Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Adalah Bagas Afyad Anandya, Maulana Sulthan Rafif Danendra, dan Zahra Safira yang menjadi delegasi SMA Harapan Ibu dalam ajang bergengsi ini. Mereka terpilih melalui proses seleksi nasional yang ketat dan kini berkesempatan mengikuti serangkaian kegiatan di tiga kampus ternama di Asia Tenggara: National University of Singapore (NUS), Universiti Malaya (UM), dan International Islamic University Malaysia (IIUM).
Tonton: Pemberangkatan Siswa Berprestasi ke Singapura & Malaysia
Kegiatan GYIS 2025 yang berlangsung dari tanggal 15 hingga 18 Juni ini mengusung tema utama: “SDGs Youth Project Pitch Competition”. Para peserta ditantang untuk menyusun dan mempresentasikan proyek inovasi sosial yang berdampak nyata pada lingkungan dan komunitas lokal masing-masing.
Selain kompetisi, peserta juga mengikuti seminar internasional, tur kampus, dan sesi kolaborasi global yang dirancang untuk memperkaya wawasan kepemimpinan dan semangat perubahan.
Kepala SMA Harapan Ibu, Ibu Tri Yulinda, menyampaikan apresiasi dan harapannya terhadap ketiga siswa:
“Kami bangga bisa mengirimkan delegasi ke forum global seperti ini. Tidak hanya membawa nama sekolah, tapi mereka juga membawa semangat perubahan, keberanian berpikir kritis, dan tekad untuk memberi dampak bagi dunia.”
Baca Juga: Data Kelulusan Peserta Didik SMA Tahun Ajaran 2024/2025
Keikutsertaan dalam GYIS 2025 tidak hanya menjadi pengalaman internasional yang memperluas cakrawala, namun juga menjadi wujud nyata komitmen SMA Harapan Ibu dalam mendukung pembelajaran lintas batas, berbasis karakter dan inovasi.
Selamat kepada Bagas, Maulana, dan Zahra. Teruslah melangkah, berinovasi, dan memberi makna, karena masa depan ada di tangan para pemuda yang berani bermimpi dan bergerak.






