Apakah MBTI Melanggar Ajaran Islam?
by Syarifah Najwa Aisha | | Edukasi, Informasi

Bisa dibilang gak mungkin gak sih kalau kita gak pernah dengar satu kata ini, ‘’MBTI’’. Walau terkadang masih ada beberapa orang yang belum mengetahui pengertian dari MBT tersebut, tapi pasti pernah dengar.
MBTI ini kalau lebaynya bisa dibilang udah melekat banget di nadi. Selain zodiak, MBTi ini pasti akan muncul ketika kita lagi ngobrol atau kenalan sama orang baru. Beberapa orang pun sampai sudah ada yang bisa menebak MBTI orang bahkan dari beberapa percakapan yang mereka kerjakan loh, WOW!
Tidak jarang juga, MBTI ini akan selalu muncul ketika kita sedang melamar pekerjaan. MBTI membantu orang dapat memahami dan mengerti pola pikir hingga kepribadian kita. Sehingga dapat disimpulkan, MBTI merupakan alat ukur yang digunakan untuk mengetahui kepribadian, pengembangan diri, dan preferensi psikologis terhadap berbagai hal.
Untuk bisa mengerti lebih dalam mengenai ‘Apa itu MBTI’, baca dan pahami artikel ini dengan baik ya.
MBTI (Myres- Briggs Type Indicato) dibuat sejak tahun 1940-an oleh Isabel Myers dan ibunya (Katharine Cook Briggs Myers) berdasar pada teori Carl Jung. Terdapat total 16 jenis dalam MBTI dengan 4 kategori.
Kenali dan Bergabung Dengan Kami: Daftar Sekarang
4 Kategori Dalam MBTI
Extrovert dan Introvert
Ekstrovert akan cenderung lebih menyukai lingkungan di mana mereka bersama dengan banyak orang, memperoleh tenaga dari sebuah pertemanan atau kelompok, senang melakukan banyak hal, hingga memiliki kepribadian yang lebih terbuka.
Introvert cenderung menyukai lingkungan yang lebih tenang dan terhindar dari banyak kebisingan, lebih nyaman dan menyukai lingkup lingkungan yang memang lebih intim, dan memperoleh tenaga ketika menyendiri.
Akan tetapi ketika kita ingin menilai MBTI seseorang, Ekstrovert dan Introvert juga kerap tertukar. Ketika mereka banyak berbicara dan berani berekspresi di depan umum, bukan berarti mereka Ekstrovert. Begitu juga dengan sebaliknya.
Tidak semua orang yang memiliki sifat ceria dan aktif adalah orang Ekstrovert, tidak pula orang yang tenang adalah orang Introvert.
Pengelompokan Ekstrovert dan Introvert bukan berdasar pada bagaimana mereka berekspresi, namun bagaimana mereka memperoleh tenaga mereka.
Sensing dan Intuition
Kategori kedua berdasarkan pada bagaimana seseorang melihat dunia dan memperoleh informasi.
Sensing adalah pribadi yang memperoleh informasi berdasarkan pada sebuah fakta, data, realistis, dan konkrit. Mereka akan cenderung memiliki sifat yang teliti dan detail. Tidak jarang juga, orang dengan sifat sensing menyukai untuk terjun dalam suatu permasalahan tersebut dan mengalaminya sehingga percaya pada berbagai hal.
Intuition adalah pribadi yang memperoleh informasi berdasar pada perasaan, penelaahan pola atau hubungan, dan juga imajinasi. Bahasa mudahnya, mereka akan dengan segera mencocok-logikan suatu hal terhadap pada beberapa pola atau hubungan yang mereka lihat.
Thinking dan Feeling
Kategori ketiga berdasarkan pada bagaimana seseorang bereaksi atau mengambil keputusan dari kategori sebelumnya. Hal ini juga berpengaruh dengan bagaimana mereka memperlakukan seseorang di sekelilingnya.
Thinking memiliki kepribadian yang mengedepankan suatu hal yang nyata. Mereka akan mengambil keputusan pada hal yang memang ‘seharusnya’ ketika mendapati data atau informasi yang aktual.
Orang dengan kepribadian ini akan cenderung lebih cepat dalam memecahkan suatu masalah dan mengemukakan suatu pendapat. Tidak menyukai hal yang bertele-tele dan membuat berbagai hal menjadi panjang hingga berakar.
Feeling memiliki kepribadian yang menggunakan sebuah perasaan. Orang dengan kepribadian ini akan berpikir pada akibat dari hal yang akan mereka lakukan. Ia akan lebih mempertimbangkan perasaan orang lain. Mencari sebuah cara sehingga hanya banyak orang yang memperoleh keuntungan.
Judging dan Perceiving
Kategori terakhir berdasarkan pada bagaimana seseorang menjalani kehidupan.
Judging memiliki kepribadian yang sangat terstruktur dan terencana. Dalam kehidupan sehari-hari, bahkan mereka akan menjadwalkan setiap hal kecil hingga melakukan kegiatan yang sama berulang-ulang dengan apa yang telah mereka rencanakan sebelumnya.
Ketika rencana keluar dari jadwal atau bayangan yang telah mereka buat, maka mereka akan dengan segera mencari jalan keluar dengan mengurutkannya kembali sehingga menjadi jelas.
Orang dengan kepribadian ini juga dapat terlihat ketika mereka selalu menaruh barang secara rapi atau di tempat yang sama.
Perceiving memiliki kepribadian yang bebas dan tidak terlalu berpacu pada sebuah perencanaan atau fleksibel. Mereka yang memiliki kepribadian ini akan menjalani hidup dengan melakukan apa yang memang mereka inginkan pada saat itu. Ketika rencana tidak berjalan sesuai rencana, maka mereka akan mengikuti apa saja yang memang berjalan dengan perasaan tenang.
Orang dengan kepribadian ini cenderung menyukai mencoba hal-hal yang belum pernah mereka coba sebelumnya.
16 Jenis MBTI
Setelah membaca dan memahami empat kelompok MBTI, berikut merupakan penjabaran dari kelompok tersebut berdasarkan situs 16personalities:
ANALIS
- INTJ – Arsitek (Pemikir imajinatif dan strategis yang menyiapkan rencana untuk segala hal)
- INTP – Ahli Logika (Penemu inovatif yang haus akan pengetahuan)
- ENTJ – Komandan (Pemimpin yang berani, imajinatif, dan memiliki determinasi tinggi, selalu menemukan cara atau menemukan caranya sendiri)
- ENTP – Ahli Debat (Pemikir cerdas dan penuh rasa ingin tahu yang tidak bisa menolak tantangan intelektual)
DIPLOMAT
- INFJ – Advokat (Idealis yang tenang dan berjiwa spritual sekaligus inspiratif hingga tak kenal lelah)
- INFP – Mediator (Pribadi yang puitis, baik hati, dan selalu ingin membantu)
- ENFJ – Protagonis (Pemimpin yang karismatik dan inspiratif. Mampu memukau para pendengarnya)
- ENFP – Juru Kampanye (Jiwa yang antusias, kreatif, dan bebas bergaul, sehingga tidak pernah merasa sedih)
PENGAWAL ATAU PELINDUNG
- ISTJ – Ahll Logistik (Individu yang berpikiran praktis, faktual, dan sangat bisa diandalkan)
- ISFJ – Pembela (Pelindung yang sangat ramah, selalu siap untuk membela orang yang mereka sayangi)
- ESTJ – Eksekutif (Administrator yang unggul, tak tertandingi dalam mengelola segala hal)
- ESFJ – Konsul (Pribadi yang penuh perhatian, supel, banyak dikenal, dan selalu ingin membantu)
PENJELAJAH
- ISTP – Virtuoso (Peneliti yang pemberani dan praktis menguasai semua jenis hal atau alat)
- ISFP – Petualang (Seniman yang fleksibel dan memesona, selalu siap menjelajahi dan merasakan hal baru)
- ESTP – Pengusaha (Pribadi cerdas, energik, dan sangat peka. Menyukai hal yang menantang)
- ESFP – Penghibur (Pribadi yang spontan, energik, dan antusias. Ketika bersama dengan mereka, hidup tidak akan membosankan)
Tes dan Pelajari Selengkapnya: Tes MBTI
Hingga sejauh ini sudah pahamkah kalian dengan MBTI dan penjabarannya? Apapun MBTI mereka, tentu saja tidak akan ada perbedaan terhadap kepribadian yang baik maupun buruk. Ketika berinteraksi, jangan ada pembeda juga ya…sahabat SIHI!
Lantas, apakah MBTI ini menjadi suatu hal yang dilarang oleh agama Islam? Jawabannya adalah Tidak. Hal yang dilarang dalam Islam adalah kepercayaan terhadap suatu ramalan, seperti ramalan shio dan zodiak.
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَغْفِرُ اَنْ يُّشْرَكَ بِهٖ وَيَغْفِرُ مَا دُوْنَ ذٰلِكَ لِمَنْ يَّشَاۤءُۚ وَمَنْ يُّشْرِكْ بِاللّٰهِ فَقَدِ افْتَرٰٓى اِثْمًا عَظِيْمًا
innallâha lâ yaghfiru ay yusyraka bihî wa yaghfiru mâ dûna dzâlika limay yasyâ’, wa may yusyrik billâhi fa qadiftarâ itsman ‘adhîmâ
Artinya: “Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni (dosa) karena mempersekutukan-Nya (syirik), tetapi Dia mengampuni apa (dosa) yang selain (syirik) itu bagi siapa yang Dia kehendaki. Siapa pun yang mempersekutukan Allah sungguh telah berbuat dosa yang sangat besar.”






